Yamaha Vega ZR, Teman (Perjalanan) Yang Asyik

Kehidupan dewasa ini hampir membuat semua manusia bergerak. Berpindah dari satu tempat ke tempat yang lain. Untuk urusan pekerjaan, berangkat pagi, pulang petang. Akhir pekan, jalan-jalan meninggalkan rutinitas untuk menyegarkan pikiran. Manusia selalu bergerak dan terus bergerak.  Karenannya, dibutuhkan dua faktor utama untuk menunjang kelancaran kegiatan kita setiap hari. Yang pertama tentunya fisik yang sehat dan mumpuni. Sedangkan yang kedua adalah fasilitas kendaraan yang kuat dan tagguh.

Dalam kesempatan ini, saya mencoba menceritakan salah satu perjalanan liburan akhir pekan saya di Sukabumi. Rafting di sungai Citatih, memacu adrenalin diiringi deburan jeram sungai. Tapi, yang akan saya bahas di sini adalah perjalanan saya mamacu sepeda motor Yamaha Vega ZR, perjalanan pulang pergi Jakarta-Sukabumi.

Sebelumnya akan saya ceritakan terlebih dahulu kisah dibalik perjalanan kenapa saya bisa touring sendirian Jakarta-Sukabumi dengan Yamaha Vega ZR. Sedangkan yang lain naik mobil bareng-bareng.

Bahasan tentang traveling ke Sawarna bersama teman-teman alumni kampus sudah semingguan terpampang di wall group facebook. Tetapi tanggal yang ditetapkan kurang bersahabat dengan saya. Jum’at sampai minggu yang dipakai untuk perjalanan terhalang di hari sabtu bagi saya. Sudah ada agenda yang tidak bisa ditinggalkan. Rencana perjalanannya adalah susur pantai Sawarna, kemudian pulangnya (hari minggu) diisi rafting di Citatih, Sukabumi.

Dengan pemetaan hari yang seperti itu, saya masih bisa gabung dengan rombongan di hari minggu. Ikut raftingannya saja. Maka saya mencoba sampaikan keinginan saya kepada ketua rombongan. Cukup lama saya menunggu sebelum akhirnya dikabulkan. Ini adalah pengalaman pertama saya mengarungi jeram sungai dengan perahu karet, Rafting.

Sebelumnya saya sudah pernah touring (sedirian) ke sukabumi. Tepatnya ke objek wisata Situ Gunung. Jadi sudah tidak asing lagi dengan jalur Sukabumi. Hanya tinggal belok dari Cibadak ke jalur arah pelabuhan ratu yang saya masih belum tahu. Tapi tidak terlalu masalah, karena saya touring pagi hari. Petunjuk jalan masih terlihat jelas dan banyak orang untuk ditanyai.

Hari sabtunya, saya mengikuti agenda wajib saya yang tidak bisa ditinggal. Dan terjadilah insiden tertabrak metromini. sehingga sepeda motor yang biasa saya kendarai agak meriang, sangat riskan untuk dibawa perjalanan jauh. Setelah sampai rumah, ada Yamaha Vega ZR yang masih memungkinkan untuk dibawa hari minggu. Maka pilihan tersebut saya jalani, walau penuh dengan kekhawatiran terkait performa motor tersebut. Saya belum pernah bawa Yamaha untuk perjalanan jauh.

CEPAT NAN LINCAH

Selesai sholat subuh, pukul 05:15 WIB saya berangkat dari rumah, memacu Yamaha Vega ZR dengan santai. Jalanan masih sangat lengang. Sepinya jalan membuat saya ingin merasakan kecepatan Yamaha Vega ZR yang saya naiki. Ternyata, WOOW.. Sangat stabil di pacu pada kecepatan 80-90 km/jam. Kecepatan maksimum saya ketika naik sepeda motor tak lebih dari 100 km/jam. Ini urusan kenyamanan dan keamanan.

Rasa khawatir diawal terhadap performa motor sirna sudah. Saya memacu gas Yamaha Vega ZR dengan tenang sepanjang perjalanan. Melalui cibinong, hari sudah mulai terang. Medan jalan sudah mulai ada tanjakan. perpindahan gigi pun sangat halus, sehingga tidak ada kendala terhadap performa motor. Sampai Ciawi, sejenak saya istirahat. Butuh tambahan energi. Berangkat dari rumah tadi belum sarapan. Bubur ayam khas cianjur menjadi pilihan. Dengan tujuh ribu rupiah, perut sudah cukup terasa kenyang. Perjalanan pun dilanjutkan.

Ketika sedang dalam kecepatan yang tinggi, tetiba muncul lubang di tengah jalan. Membuat saya sedikit kaget, untungnya Yamaha Vega ZR sangat lincah dan gesit untuk dipakai bermanufer menghindari lubang jalanan. Jalur sepanjang sukabumi ternyata banyak lubang-lubang di beberapa tempat. Bisa dipahami karena jalur sukabumi memang dipakai oleh kendaraan berbeban berat.

Kemacetan di beberapa titik juga saya temui. Hal tersebut diakibatkan adanya pasar di sepanjang jalur sukabumi. Jika naik mobil maka waktu tercepat untuk melalui kemacetan pasar adalah 30 menit. Itu jika macetnya tidak parah, tetapi memakai Yamaha Vega ZR, titik-titik kemacetan tersebut bisa dilibas hanya dalam waktu 5-10 menit. Keyakinan saya bertamabah bahwa Yamaha Vega ZR akan semakin asyik sebagai teman perjalanan.

KEREN DAN IRIT

Yamaha Vega ZR berwarna merah hitam yang saya naiki melesat meninggalkan daerah jakarta. Dengan design yang modern dan trendi, tak memalukan untuk dibawa jalan. Teknologi yang tertanam pada motor juga adalah teknologi nomer satu dari Yamaha. Semuanya serba canggih. Sebagai kendaraan low-end, Yamaha Vega ZR sangat tepat sebagai pilihan. Harga yang terjangkau, tetapi mendapatkan kualitas juara. Hal tersebut yang membuat Yamaha pede dengan salah satu tag line iklannya “yang lain (semakin) ketinggalan”.

Bagi anda yang suka dengan motor matic, Yamaha baru-baru ini mengeluarkan varian terbaru motor matic, Yamaha Xeon RC. Ini adalah generasi penerus dari Xeon pendahulunya dengan modifikasi dan perbaikan di berbagai segi. Dengan desain yang sporty dan lampu utama lebih lebar tentunya menambah keren penampilannya. Anda juga tak perlu repot-repot oper gigi. Dengan sistem fuel injeksi (FI), Yamaha Xeon RC sangat responsif dalam berakselerasi dan irit bahan bakar. Tentunya untuk melahap jalanan, Yamaha Xeon RC ini juga sangat menjanjikan kenyamanan bagi penggunanya. Dibandingkan dengan edisi terbaru dari Yamaha ini, Vega ZR yang saya tumpangi tak kalah dalam hal penampilan tentunya.

Pemandangan gunung gede sebelah kanan dan gunung salak di sebelah kiri sangat eksotis di pagi hari. Tulisan Vega ZR di samping body motor semakin memancarkan keindahannya disinari mentari pagi. Sebagai persiapan perjalanan yang lumayan jauh, saya mampir terlebih dahulu ke SPBU untuk mengisi bahan bakar. Dengan kapasitas tangki 4,2 Liter, saya mengisinya sampai penuh. Ketika sampai tujuan ternyata masih menyisakan cukup banyak bahan bakar. Selain keren, ternyata Yamaha Vega ZR juga sangat irit bahan bakar.

SEMAKIN TAK TERTANDINGI

Sehari sebelum hari H, saya di sms oleh rombongan yang sedang di Sawarna. Mohon untuk datang tidak telat, katanya. Jam 9 pagi adalah waktu ketemuan di meeting point, di salah satu EO rafting di sungai Citarik. Dengan kecepatan yang dimiliki oleh Yamaha Vega ZR, waktu tempuh Jakarta-Sukabumi hanya dua setengah jam. Pukul delapan tepat saya sampai di tempat perjanjian. Mereka belum menampakan batang hidungnya.

Ternyata saya lebih dulu di tempat tujuan dibandingkan mereka yang berangkat dari pelabuhan ratu. Yamaha memang tak tertandingi. Setelah beberapa lama menunggu, pukul sembilan lebih mereka sampai juga. lengkaplah sudah pasukan yang akan rafting di sungai citatih.

Kegiatan rafting sendiri berjalan cukup lancar dan menyenangkan. Debit air sedang tidak tinggi namun juga tidak rendah, cukup-cukup saja. Bagi yang amatir (seperti saya), dengan debit air yang demikian sudah cukup menantang. Waktu menunjukan pukul 12 lebih ketika kami semua finish, menyelesaikan jalur rafting. Makan siang sudah menunggu, perut juga sudah protes dari tadi. Bersih-bersih dan makan siang menutup agenda rafting hari itu.

Pukul 3 lebih kami semua melakukan perpisahan, saya, rombongan, dan panitia. Saya kembali menaiki Yamaha Vega ZR untuk pulang menuju Jakarta. Jalanan sukabumi cukup licin, sore itu memang sedikit gerimis. Saya memacu Yamaha Vega ZR yang saya tumpangi dengan hati-hati. Jalanan Sukabumi di minggu sore memang selalu padat.

Setelah berjuang melalui padatnya jalur sukabumi dan bogor, sampai juga saya di tempat awal saya memulai perjalanan, Rumah. Hari sudah gelap kala itu. Waktu menunjukan pukul 18.30 WIB. Sedangkan Rombongan mobil sampai Jakarta pukul 21.30 WIB. Yamaha memang membuat saya lebih cepat dalam perjalanan. Yamaha semakin tak tertandingi. Terima kasih buat Yamaha Vega ZR yang telah menjadi teman (yang asyik) dalam perjalanan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s