Dialog Sains dan Keimanan

Suatu waktu, sains berkata kepada keimanan:
“Mataku dapat melihat segala sesuatu yang ada di dunia ini.
Seluruh dunia berada dalam jangkauanku.
Aku hanya terkait dengan benda-benda materi.
Pernahkah kulakukan hal spiritual?
Aku dapat menabuh seribu melodi.
Dan secara terbuka nyatakan segala rahasia yang telah kupelajari.”

Keimanan berkata:
“Dengan sihirmu, gelombang di laut berkobar
Kau cemari atmosfir dengan kotoran dan gas beracun.
Ketika kau bersatu denganku, kau adalah cahaya.
Ketika kau jauh dariku, cahayamu menjadi api.
Kau berasal dari Illahi.
Tapi kau telah terjerat dalam perangkap setan.
Kemarilah, jadikan tanah gurun ini jadi taman lagi.
Berikan sebuah kehidupan baru pada dunia yang merana ini.
Pinjamlah dariku secercah kegembiraanku.
Dan bangunlah Firdaus di dunia ini.
Sejak hari penciptaan, kita bersatu
Kita adalah nada rendah dan tinggi dari satu melodi.”

(sumber >> Allah pun Tersenyum: Kisah-kisah Unik, Aforisma, Alegori Muhammad Iqbal)

Taken from: Leaves of Life

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s